Mengenal jenis jenis genteng

Mengenal  Jenis – Jenis Genteng Untuk Rumah

 

 

Genteng Metal

I. GENTENG METAL

Genteng metal adalah sebuah genteng modern yang biasanya digunakan untuk mengganti genteng dari tanah. Tampilannya mirip dengan genteng lainnya. Hanya jenis bahan dasar yang membedakan.

Genteng metal terbuat dari campuran bahan-bahan logam seperti zincalume, baja ringan, dan galvanis. Bentuk genteng ini berupa lembaran yang memiliki ukuran panjang, lebar, dan ketebalan tertentu. Terdapat dua jenis genteng metal yang umum dijual di pasaran yaitu genteng polos dan genteng berpasir. Keunggulan dari genteng metal berpasir adalah mampu menahan panas matahari dan meredam suara air hujan lebih baik daripada genteng metal yang polos. Namun harga lebih mahal dibandingkan dengan genteng metal polos.

A. Kelebihan Genteng Metal

  1. Daya Tahannya Tinggi

Genteng metal mempunyai daya tahan yang tinggi. Bahan atap yang satu ini bersifat antipecah, antijamur, antilapuk, dan antirayap. Dengan karakteristiknya itu, genteng metal bisa dipakai hingga berpuluh-puluh tahun tanpa mengalami kerusakan yang serius. Genteng ini juga diklaim bebas perawatan.

  1. Memiliki Bobot yang Ringan

Karena bentuknya berupa lembaran-lembaran, otomatis bobot genteng metal sangatlah ringan. Rata-rata berat susunan genteng metal yang membentuk luas 1 m2 adalah 7 kg. Coba bandingkan dengan atap beton yang memiliki bobot sekitar 60 kg untuk membentuk luas bidang yang sama. Ini berarti genteng metal aman digunakan dan merupakan pilihan atap terbaik untuk daerah-daerah yang rawan gempa.

  1. Dapat Ditopang dengan Rangka Sederhana

Bobotnya yang ringan juga memungkinkan genteng metal tidak terlalu membutuhkan setruktur rangka atap yang rumit. Biasanya genteng ini dipasang dengan penyangga yang terbuat dari bahan baja ringan. Untuk alasan keindahan, boleh juga Anda menggunakan rangka kayu malahan kebutuhannya bakal lebih sedikit dan semakin hemat.

  1. Pemasangannya Mudah dan Cepat

Genteng metal sengaja dirancang sedemikian rupa oleh pabrik pembuatnya supaya mudah dipasang dengan waktu yang relatif singkat. Anda tinggal menghamparkannya secara teratur di atas rangka atap, lalu menancapkan beberapa buah sekrup. Genteng pun sudah terpasang dengan kuat dan benar. Bahkan genteng metal diklaim pula memiliki kemampuan yang sangat baik dalam menahan hembusan angin kencang dan guncangan gempa.

  1. Dibandrol dengan Harga yang Cukup Murah

Saat ini, harga genteng metal di Indonesia dibandrol antara Rp30.000-Rp50.000 per lembar tergantung merk, jenis, dan tingkat ketebalannya. Silahkan bandingkan dengan harga bahan-bahan atap rumah yang lain. Ukurannya yang luas juga memungkinkan kebutuhan akan genteng metal untuk menutupi atap bangunan menjadi lebih sedikit. Jadi Anda bisa melakukan penghematan terhadap RAB (Rencana Anggaran Biaya) yang perlu disediakan.

  1. Tersedia Pilihan yang Beragam

Pilihan genteng metal tidak hanya sebatas genteng yang polos dan berpasir saja. Lebih dari itu, genteng ini juga tersedia dalam berbagai pilihan warna yang menarik. Itulah kenapa genteng metal bisa diaplikasikan di rumah-rumah yang berdesain modern, minimalis, sampai tradisional.

  1. Bersifat Ramah Lingkungan

Genteng metal juga termasuk genteng yang ramah lingkungan. Alasannya tidak lain karena genteng ini terbuat dari bahan-bahan daur ulang yang mencapai 60 persen. Teknologi pembuatannya pun memanfaatkan energi dengan sangat efisien. Bahkan genteng metal yang telah mengalami kerusakan bisa dipakai lagi sebagai bahan dasar pembuatan genteng yang baru.

B. Kekurangan Genteng Metal

  1. Interior Terasa Panas

Masalah yang sering dikeluhkan pada rumah-rumah yang beratap genteng metal ialah suasana interiornya terasa gerah, sumpek, dan panas. Hal ini terjadi karena metal merupakan konduktor yang bagus sehingga panas dari terik matahari akan selalu diteruskan ke bagian bawahnya yang bersuhu rendah.

  1. Pengelupasan warna

Kelemahan lain dari genteng metal adalah bahwa warna bisa memudar atau mengelupas, meskipun bertahun-tahun garansi. Anda juga harus memastikan bahwa ketika pemasangan atap menghindari terjadinya goresan.

  1. Menimbulkan bising

Permukaan genteng mudah penyok jika diinjak terutama pada proses pemasangan, dan kebisingan jika terjadi kontak dengan lapisan, antara kelemahan utama. Sebagai contoh, jika terjadi hujan lebat dapat menimbulkan kebisingan pada permukaan atap. Namun hal ini tidak terlalu signifikan karena saat ini produsen telah membuat inovasi untuk mengatasi masalah ini dengan cara permukaan genteng metal dilapisi pasir, batu alam (batu koral). Hal ini dapat meredam suara berisik jika terjadi hujan, agar tidak licin, menahan suhu panas sinar matahari, dan memberikan tekstur tertentu untuk mempercantik penampilan.

 

 

Genteng Beton

 

II. GENTENG BETON

Genteng beton atau atap beton adalah jenis genteng yang terbuat dari bahan semen yang dibuat menyerupai genteng tanah liat, dilapisi dengan serat dan bahan aditif tertentu. Ada juga genteng beton yang komposisinya dilapisi dengan plastik, logam tipis, dan bahan lainnya. Genteng beton ini juga memiliki ketahanan atau kekuatan yang tinggi.

A. Keunggulan Genteng Beton

  1. Jenis atap ini tahan terhadap pelapukan.
  2. Genteng beton juga tahan terhadap kebakaran,
  3. tahan terhadap cuaca
  4. tahan terhadap serangan serangga.
  5. Banyak variasi / betunknya

 

Genteng Keramik

 

III. GENTENG KERAMIK

Genteng keramik FULL FLAT KANMURI, terbuat dari material pilihan yang dibakar hingga suhu 1.100 derajat Celcius, “KANMURI FULL FLAT” menggunakan kombinasi teknologi terbaru Jepang dan Eropa, menghasilkan produk genteng keramik dengan profil Full Flat pertama di Indonesia

Bukan hanya tampilan, tetapi yang terutama adalah fungsinya tidak akan bocor karena dilengkapi dengan tanggul ganda mencegah tampias, letak lubang paku dengan tanggul yang tinggi, overlap lebih panjang dari genteng biasa, disertai double interlocking, sehingga dalam pengaplikasian di area karpus nok, tidak memerlukan adukan semen lagi, dimana umumnya area karpus nok yang memakai material semen mudah retak, menyebabkan bocornya atap rumah, kotor dan sulit dibersihkan. Cement Free adalah solusi terbaru dari KANMURI, menjadikan atap rumah bebas kebocoran, dengan penampilan bersih, rapi dan exclusive.

A. Keunggulan Cement Free :

  1. Bebas resiko bocor.
  2. Bersih, tanpa noda semen,
  3. Penampilan lebih rapi dan indah.
  4. Pemasangan mudah dan cepat sehingga menghemat biaya, waktu dan tenaga.
  5. Menciptakan Breathable Roof.

 

Sebagian besar Area plafon merupakan area pembuangan “sisa” aktivitas di rumah seperti dapur, toilet. Udara yang terperangkap tersebut dapat menimbulkan bau, lembab, bakteri(jamur), sehingga dapat mempengaruhi kesehatan penghuni di bawahnya. karena itu perlu Breathable roof yang dapat memberikan lingkungan lebih sehat.

 

 

Genteng Tanah Liat

 

IV. GENTENG TANAH LIAT

genteng tanah liat membuat jenis genteng ini lebih banyak digunakan. Tidak heran bila sejak dahulu sampai sekarang genteng tanah liat tetap diandalkan sebagai atap rumah favorit. Genteng ini diproduksi dalam beragam model dengan harga relatif terjangkau. Salah satu pilihan yang terbaik yang kualitasnya sangat tinggi. Apa saja sebenarnya keunggulan ganteng tanah liat, daripada genteng lainnya?

A. Keunggulan genteng tanah liat

Genteng tanah liat diproduksi dengan aneka variasi yang memikat. Sehingga bisa memenuhi keinginan semua pemilik rumah. Jenis genteng ini merupakan yang paling dicari oleh masyarakat. Karena memiliki beragam keunggulan daripada jenis genteng lainnya. Genteng tanah liat terbukti sangat awet atau tahan lama, dikarenakan tidak bisa lapuk, dirusak serangga atau terbakar.

Perawatan genteng tanah liat juga terbilang sangat bagus, sehingga sangat mudah dalam merawatnya. Genteng ini juga mudah diterapkan pewarnaan, baik dengan cat atau proses glazur. Sehingga tampilannya sangat memikat, sesuai dengan warna yang Anda inginkan. Karena genteng tanah liat terbilang kuat, maka tidak mudah pecah setelah dipasang sebagai atap rumah. Sehingga kebocoran saat turun hujan akan lebih teratasi. Itulah setidaknya berbagai keunggulan genteng tanah liat.